Siap Siaga
BNPB Australian Government
SIAP SIAGA Dukung HKB Tahun 2022
SIAP SIAGA Dukung HKB Tahun 2022
https://www.siapsiaga.or.id/wp-content/uploads/2022/04/HKB4.jpeg
- By siapsiaga

SIAP SIAGA Dukung HKB Tahun 2022

Sebagai salah satu mitra utama BNPB, Program SIAP SIAGA mendukung perayaan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2022 yang diselenggarakan di Taman Ledok Sari Balerante, Klaten, Jawa Tengah. Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2022 mengangkat tema Keluarga Tangguh Bencana adalah Pilar Bangsa untuk Menghadapi Bencana.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Kirsten Bishop, Minister Counselor Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Pada kesempatan yang sama, SIAP SIAGA dan BNPB bersama-sama menyerahkan laporan regional bertajuk Resiliensi adalah Lokal kepada perwakilan pemerintah yang hadir. Selain itu, perayaan HKB tersebut juga ikut menghadirkan perwakilan komunitas gunung berapi dari berbagai wilayah di Indonesia untuk berbagi cerita seputar pengalaman dalam membangun ketangguhan berbasis masyarakat.

HKB merupakan upaya untuk membangun ketangguhan bangsa dan membangun karakter terkait kesadaran bencana sejak dini yang harus bagi semua lapisan masyarakat. Sebagai pemangku kepentingan di tingkat pusat, BNPB melakukan langkah-langkah terkait mitigasi bencana, dimulai dari pencegahan hingga tanggap darurat dan tahapan pasca bencana.

Pada acara tersebut Minister Counselor Kedutaan Besar Australia, Kirsten Bishop dalam sambutannya mengatakan bahwa beliau merasa bahagia dapat ikut hadir di Balerante untuk memperingati HKB Nasional Tahun 2022. Pemerintah Australia merasa bangga dapat mendukung Pemerintah Indonesia, khususnya BNPB, dalam penanganan pengurangan risiko bencana baik di tingkat nasional maupun di semua daerah dan telah dapat bermitra dalam membangun kerjasama terkait penanggulangan bencana.

Menurut Kirsten Bishop, diharapkan melalui program kemitraan Australia dan Indonesia dapat membantu upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana. Pemerintah Australia juga menyampaikan rasa penghargaan kepada BNPB atas upaya yang telah dilakukan dalam pengelolaan risiko bencana dan perubahan iklim guna meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam penanggulangan bencana.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyatakan bahwa HKB juga merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan kapasitas bangssa melalui pengurangan risiko bencana.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto lebih lanjut menjelaskan bahwa membangun bangsa yang tangguh bukan tidak mungkin, apalagi ketika ada dukungan dan komitmen kolektif yang kuat. Selain itu, membangun ketangguhan melalui kesiapsiagaan dan pengembangan budaya sadar bencana tidak dapat dicapai oleh pemerintah saja. “Perlu kolaborasi pentahelix dari berbagai pihak, khususnya pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga usaha, akademisi, dan masyarakat,” tegasnya.

Hal ini dapat berfungsi sebagai kekuatan utama untuk mengembangkan kapasitas bangsa berdasarkan pengurangan risiko bencana, kata Suharyanto. Acara ditandai dengan membunyikan sirene pada pukul 10 pagi waktu setempat selama satu menit, sebagai simbol dimulainya langkah-langkah kesiapsiagaan bencana. Selain itu, pelatihan evakuasi mandiri dilakukan di tiga wilayah Desa Tlogolele, Boyolali, Jawa Tengah; Desa Klakah, Boyolali; Desa Kemiren, Magelang, Jawa Tengah; Desa Balerante, Klaten, Jawa Tengah.

Pelatihan juga dilakukan di Desa Glagaharjo, Sleman, Yogyakarta; Pusat Pendidikan dan Pelatihan BNPB di Sentul, Jawa Barat; dan BNPB Pusat di Jakarta.

Tags: